Selasa, 26 Januari 2010

kusinari kau dengan caraku..

Pagi itu,entah kenapa hujan turun dengan derasnya.Bukan cuma hujan,tapi badai pun mendera tanpa ampun dilengkapi dengan gemuruh petir yang sahut menyahut.juga disana,disebuah taman yang dikelilingi beringin-beringin yang tetap kokoh tak bergeming dengan keadaan yang terjadi.Tapi..hei..lihat..ya disitu..ada mawar yang terayun ayun mencoba bertahan ditengah deru hujan dan angin.Dia menunduk,bangkit kembali,begitu berulang ulang..tapi dera hujan tanpa ampun menghujamnya..menyakiti setiap batangnya,meruntuhkan setiap mahkotanya..kasihan dia..

Akhirnya hujan berhenti,badaipun pergi,kilatan petir tak nampak lagi..lihat!!sang mawar masih tetap hidup..wah..beruntungnya dia..tapi..ihat keadaannya..dia terluka,dia tak utuh lagi,mahkotanya berguguran,keindahannya memudar..tapi dia hidup kawan..

Sang surya pun datang setelah hujan..dia datang tidak dengan tangan kosong..lihat!!dia membawa pelangi!!ya pelangi yang indah sekali untuk menghibur sang mawar,dan sang surya seketika itu pun menghangatkan sang mawar dengan panas yang selalu dibawanya,tak perduli dan terkadang lupa bahwa dia membakar dirinya sendiri untuk kehangatan sang mawar..

Entah kenapa..ada yang berbeda dirasakan sang surya,ya..dia jatuh cinta..jatuh cinta kepada sang mawar..tapi tidak dengan sang mawar,dia takut..sang surya pasti akan pergi saat malam tiba..

Ya..detik dan menit mereka lalui..mereka bercanda,mereka tertawa bersama..sang surya tetap dengan kehangatannya..yang membakar dirinya..saat panas yang dibawanya terasa sedikit berlebih untuk sang mawar,dengan segera dia akan sembunyi dibalik awan.agar sang mawar tak kepanasan..

Perlahan sang mawar kembali indah,dia kembali segar dan ceria..banyak kumbang yang kembali mendatanginya..hei lihat!!kumbang itu..dia gagah..dia kumbang yang pintar,dia pintar mencari madu..ya..sang mawar akhirnya luluh,luluh oleh sang kumbang..mereka bahagia..

Sang surya mengerti..bahwa dia memang bukan yang pantas untuk san mawar..dia tak punya apapun kecuali kehangatannya..kecuali sinarnya..perlahan dia pun pergi..tergantikan oleh malam..

Tapi..di sana..di kejauhan..sang surya ternyata tetap setia,membagi sinarnya,membagi hangatnya..untuk sang mawar..tapi dimana dia?dia tak nampak!!ya dia memilih untuk tak tampak..karna akan sakit untuknya,bukan sakit dengan bahagianya sang mawar..tapi sakit,bukan dia yang berada di samping sang mawar..tapi kawan..ternyata dia tetap membagi sinarnya,dan hangatnya..melalui sang bulan..dia tetap membakar dirinya,memantulkannya ke sang mawar dengan perantara sang bulan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar